BPK-RI Audit Laporan Keuangan Tahun 2018

SPI UIN-Malang, 7 Februari 2019. Mengawali tahun 2019, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi salah satu sampel audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI).  Penugasan audit ini berdasarkan Surat Tugas BPK-RI Nomor 2/ST/VII-VIII/01/2019 tanggal 11 Januari 2019. Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian Agama Tahun 2018 ini dilakukan BPK-RI dengan mengambil sampel di beberapa wilayah yaitu Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku Utara, dan Papua. Penanggung jawab kegiatan audit Bambang Pamungkas dan Wakil Penanggung jawab Ayub Amali. Sedangkan tim yang di Jawa Timur di bawah kendali teknis Andri Yogama dan ketua Sub Tim Siti Fatimah. Anggota tim terdiri dari Dian Anggraeni, Addin Yunandar Alif, dan Muhammad Taufiq Takdir. Kegiatan ini berlangsung selama 70 hari yang dimulai pada tanggal 21 Januari 2019 dan berakhir pada tanggal 15 April 2019. Khusus di kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang audit dilakukan pada tanggal 3 s.d. 7 Februari 2019.

Kegiatan entry meeting dilaksanakan pada Senin, 4 Februari 2019 di Ruang Pertemuan Rektor. Dalam kegiatan entry meeting hadir Dr. Imam Syafi’I, M.Pd., para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) baik di Fakultas, Kantor Pusat, Ketua Lembaga, Kepala Unit Pelaksana Teknis, Para Bendahara, Para Kepala Bagian di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan entry meeting dimulai dengan sambutan selamat datang oleh Rektor, pengarahan Sekretaris Direktorat Jenderal Kementerian Agama RI, Sambutan dari Ketua Sub Tim Auditor BPK, Siti Fatimah.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyampaikan selamat datang kepada para auditor  BPK. Kegiatan audit merupakan tugas dan fungsi BPK untuk mengaudit Laporan Keuangan (LK) 2018. Karena itu  Prof. Haris, demikian beliau biasa dipanggil, hal-hal yang dilakukan BPK dan kebutuhan data yang diperlukan dapat dibantu. Sementara, Sekretaris Direktur Jenderala Kementerian Agama menyampaikan bahwa audit LK menjadi tugas dan fungsi BPK. Karena itu diharapkan dalam melaksanakan tugasnya BPK dapat membantu pencapaian tujuan pengelolaan universitas menjadi World Class University dengan sistem tata kelola yang baik (Good University Governance). Sementara itu,  Ketua Sub Tim Audit BPK, menyampaikan bahwa audit BPK RI ini adalah audit LK. Beliau menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan yang sangat baik.

Kegiatan  Audit BPK RI ini diakhiri dengan closing meeting di Ruang Rektor pada pukul 17.00. Tim Auditor kemudian meluncur ke IAIN Tulung Agung, IAIN Kediri, IAIN Ponorogo, UIN Surabaya, dan Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur. [rwj]