Benchmarking SPI STAKPN ke SPI UIN Malang

8cd41bde-bd4f-4ab6-94bb-e5062d6036f5Komitemen untuk menjadi good university governance menjadi semangat seluruh satker di bawah lingkungan Kementerian Agama. Salah satunya adalah Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Ambon. Sebagai salah satu satker di bawah Kemenag, hari ini (senin 23 januari 2017) beberapa jajaran pejabat STAKPN melakukan studi banding di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Diwakili oleh Kepala Bagian Administrasi Umum, Keuangan dan Akademik (Kabag AUKK), Kepala Satuan Pemeriksa Internal (SPI), Kasubag Perencanaan Keuangan dan jajarannya STAKPN berharap dapat meningkatkan kinerja satker dengan belajar pengelolaan dan pengalaman dari UIN Maliki Malang.

Kedatangan peserta studi banding ini disambut oleh   Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Selanjutnya pengarahan dilanjutkan oleh bapak Wakil Rektor bidang AUPK yaitu Dr. Sugeng Listyo Prabowo M.Pd . Setelah pemaparan dari WR II dilanjutkan menuju kantor SPI di rektorat lantai 4. Studi banding dari STAKPN terdiri dari kepala bagian AUKK, kasubag perencanaan keuangan, subagian umum, ketua SPI dan sekretaris SPI STAKPN.

Kepala bagian AUKK STAKPN mengungkapkan bahwa SPI STAKPN baru terbentuk dan sedang akan memulai perannya. Untuk itu diperlukan beberapa informasi yang berkaitan dengan bagaimana mengawali program SPI di STAKPN. Perbincangan dimulai dengan pemaparan dan persiapan serta langkah-langkah awal yang telah dilakukan SPI UIN Malang. Pada hari pertama ini, perwakilan SPI UIN Malang menyampaikan program kerja yang telah dilakukan pada tahun 2016 yang terkait dengan reviu keuangan, SOP, audit KAP dan persiapan remunerasi. Selain itu, struktur organisasi dan juga bagaian-bagian serta tugas pokok dan fungsi yang ada di SPI UIN Maliki Malang juga dijelaskan dengan detail sambil dilakukan tanya jawab. Ibu Herly sebagai ketua SPI STAKPN bertanya terkait dengan persiapan awal yang dilakukan SPI UIN Malang. Bapak Akhmad Mukhlis menjelaskan bahwa selain periapan SDM persiapan data kebutuhan baik yang terkait dengan keuangan maupun SDM harus dimiliki terlebih dahulu oleh SPI. Data yang terkumpul ini yang akan menjadi landasan program kedepan. Lebih lankjut Ibu Herli juga bertanya tentang strategi permintaan data jika dibutuhkan agar data terkumpul sesuai dengan jadual atau waktu yang ditargetkan. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk pengumpulan data yaitu dengan membuat surat ekspedisi, membuat berita acara dan permintaan data berdasarkan dengan surat rektor. Pada jam 12.00 acara di pending sementara untuk melakukan istirahat dan sholat dzuhur dan akan kembali dilanjutkan pada jam 14.00 siang hari.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *